Apa artinya taaruf?
Pengertian taaruf, tentu saja dibahas di dalam buku ini sebagai pembuka.
Dikupas juga perbedaan taaruf dengan pacaran, sehingga kita tidak seenaknya
saja mengganti istilah pacaran dengan taaruf, padahal aktivitasnya sama, karena
tidak mau dianggap berdosa. Apakah pacaran berdosa? Tidak ada ayat Al Quran
atau hadis yang melarangnya, karena istilah pacaran tidak dikenal di masa
Rasulullah. Yang ada hanya larangan mendekati zina. Jika aktivitas pacaran
tidak mendekati zina, insya Allah tidak mengapa. Tetapi, di zaman sekarang ini,
apakah ada pacaran yang tidak mendekati zina? Ini bukan soal “zina” nya, tapi
“mendekati zina” nya.
Buku ini juga
mengupas lengkap tentang cara melakukan taaruf, perantaranya, hal yang perlu
dan jangan dilakukan saat taaruf, bahkan cara mengatasi perasaan kita saat
gagal taaruf. Di bagian kedua, buku ini mengupas lebih dalam lagi mengenai
taaruf dengan calon mertua. Ternyata, proses taaruf tidak berhenti begitu saja
setelah masing-masing pasangan setuju untuk menikah. Ada beberapa kasus di mana
pernikahan batal dilakukan karena calon mertua tidak setuju dengan calon yang
dipilih anaknya. Nah, buku ini memberikan saran bagaimana menaklukkan hati
calon mertua.
Ada juga cara melamar, yang khusus ditujukan
untuk calon suami. Juga ketentuan menolak lamaran, bagi perempuan. Sebab, ada
kasus di mana pada saat taaruf, si perempuan sudah setuju. Tetapi begitu
dilamar, hatinya berubah. Bahasan lainnya adalah taaruf setelah pernikahan.
Bahwasanya taaruf tidak berhenti setelah menikah. Justru kita harus semakin
intens bertaaruf dengan suami/ istri demi menyelami dirinya lebih dalam lagi.
Ada kisah-kisah nyata pengalaman taaruf dari
para narasumber, dari yang gagal taaruf, yang sukses taaruf, sampai yang
meskipun pernah gagal tapi dapat ganti. Ditulis dengan gaya bahasa saya yang
ringan dan lincah :D, buku ini insya Allah dapat dibaca tanpa harus mengerutkan
kening. Alias mudah meresap di dalam otak. Semoga ke depannya, taaruf bisa
menjadi pengganti pacaran, agar tidak lagi ada kasus-kasus remaja dan orang
dewasa yang melakukan perzinahan karena terpeleset saat berpacaran.
Informasi lengkap buku
taaruf , silahkan dapat hub Call/ WA CS kami :
Ø WA 0895- 1834- 6565
